SIPALINGKALSEL.COM, BANJARMASIN – PAM Bandarmasih berupaya memastikan pelayanan air bersih menjangkau seluruh masyarakat, termasuk wilayah yang masih mengalami gangguan aliran air. Upaya tersebut dilakukan melalui pengerahan lebih dari 50 mobil tangki setiap hari dan penyebaran 100 unit tandon yang penempatannya disesuaikan dengan kebutuhan warga.
Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi, mengatakan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki berlangsung setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 00.00 Wita. Langkah ini menjadi salah satu bentuk pelayanan perusahaan untuk membantu masyarakat yang belum menikmati aliran air secara normal.
"Lebih dari 50 tangki yang kita antarkan ke masyarakat per hari, mulai jam 8 pagi sampai jam 12 malam," katanya, Selasa (13/10/2026).
Menurut Zulbadi, pemerataan pelayanan tidak hanya dilakukan dengan mengirimkan air menggunakan mobil tangki. PAM Bandarmasih juga menindaklanjuti kondisi di lapangan melalui penanganan operasional, evaluasi jaringan distribusi, hingga penyediaan tandon di wilayah yang membutuhkan.
"Kami berharap kalau itu sampai ke kita, ditindaklanjuti, apakah dari tim Direktur Operasional menindaklanjuti dari sisi jaringan distribusinya atau regulasi dan sebagainya, atau kami mengantar tandon di wilayah tersebut," jelasnya.
Untuk memperluas jangkauan pelayanan, PAM Bandarmasih telah menyebarkan 100 unit tandon di sejumlah wilayah. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah sesuai kebutuhan masyarakat dan kondisi distribusi air di lapangan.
Zulbadi menjelaskan, keberadaan tandon menjadi salah satu upaya untuk menjaga akses masyarakat terhadap air bersih selama aliran perpipaan belum kembali normal. Tandon yang ditempatkan di suatu wilayah juga akan diisi kembali secara berkala sesuai kebutuhan warga.
Pemerataan pelayanan dilakukan dengan menyesuaikan penempatan tandon berdasarkan kondisi terkini di lapangan.
Apabila aliran air di suatu wilayah telah kembali normal dan tandon tidak lagi diperlukan, fasilitas tersebut akan dipindahkan ke daerah lain yang masih membutuhkan pasokan air.
"Dalam wilayah yang sudah mengalir normal dan tidak memerlukan tandon lagi, kami distribusikan ke wilayah lain yang memang masih memerlukan tandon tersebut," tambahnya.
Menurut Zulbadi, strategi tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan agar fasilitas pendukung pelayanan dapat dimanfaatkan secara optimal dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Dalam menjalankan upaya itu, PAM Bandarmasih turut berkoordinasi dengan sejumlah pihak.
Zulbadi menyebut Dinas Pekerjaan Umum (PU) telah membantu penyediaan tandon. Dukungan juga datang dari sejumlah perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau _corporate social responsibility_ (CSR).
Ia menegaskan, PAM Bandarmasih terus berupaya memberikan pelayanan melalui jaringan perpipaan maupun distribusi air menggunakan mobil tangki, dengan mempertimbangkan kondisi dan kemampuan perusahaan.
"PAM Bandarmasih berkomitmen memberikan pelayanan terbaik melalui jalur perpipaan maupun melalui sistem mobil tangki yang diantarkan ke masyarakat," tegasnya.
Melalui distribusi mobil tangki, penyediaan tandon, serta pemindahan fasilitas ke wilayah yang masih membutuhkan, PAM Bandarmasih berupaya menjaga agar pelayanan air bersih tetap menjangkau masyarakat secara merata. Penanganan jaringan distribusi juga menjadi bagian penting untuk mendukung pemulihan pelayanan perpipaan di wilayah yang masih mengalami gangguan. (Nika)
