Seleksi BUMDesa Terbaik Kalsel 2026 Masuki Tahap Verifikasi, Lima Besar Segera Ditentukan

 


SIPALINGKALSEL.COM, BANJARBARUDinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Selatan mulai memasuki tahapan penting dalam Pemilihan BUMDesa Terbaik Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026. Dari 10 usulan yang diterima dari pemerintah kabupaten, tim penilai kini tengah melakukan verifikasi administrasi untuk menentukan lima BUMDesa terbaik yang berhak melaju ke tahap verifikasi lapangan.

Kepala Dinas PMD Kalimantan Selatan, Iwan Ristianto, melalui Kasi Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Ekonomi Desa, Indah Novita Purnamasari, mengatakan proses penilaian administrasi dilakukan secara menyeluruh terhadap dokumen yang telah diajukan peserta.

"Pada tahap pertama ini kami melakukan penilaian administrasi terhadap seluruh dokumen usulan yang telah disampaikan kabupaten. Tim juri yang terdiri dari Bidang Pengembangan Ekonomi Desa dan tenaga ahli P3MD Provinsi bersama-sama memverifikasi dokumen berdasarkan indikator yang telah ditetapkan," ujar Novi, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, hasil penilaian administrasi akan menjadi dasar dalam menetapkan lima besar BUMDesa terbaik yang selanjutnya akan menjalani verifikasi lapangan.

Berbeda dengan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya, verifikasi lapangan kali ini hanya dilakukan terhadap lima peserta terbaik hasil seleksi administrasi. Langkah tersebut dilakukan untuk membuat proses penilaian lebih efektif sekaligus lebih kompetitif.

"Kalau sebelumnya semua peserta kami kunjungi untuk verifikasi lapangan, tahun ini hanya lima besar yang akan kami datangi. Saat ini proses penetapan lima besar masih berlangsung," katanya.

Novi menjelaskan, dari 11 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, hanya 10 daerah yang mengirimkan peserta. Sementara satu kabupaten belum mengikuti seleksi karena masih menghadapi kendala dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa).

Verifikasi lapangan dijadwalkan berlangsung pada pertengahan hingga akhir Juni 2026. Selanjutnya, tim penilai menargetkan draft pemenang sudah dapat disusun pada pertengahan Juli sebelum memasuki proses penetapan dan pengumuman resmi.

"Jika sesuai jadwal, pertengahan Juli sudah ada draft pemenang. Setelah itu kami akan mempersiapkan proses penetapan dan pengumuman," jelasnya.

Dinas PMD Kalsel menargetkan penyerahan penghargaan kepada para pemenang dapat dilaksanakan pada Agustus 2026 dan diupayakan bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan.

Lebih dari sekadar ajang kompetisi, Novi menegaskan bahwa pemilihan BUMDesa terbaik merupakan bagian dari pembinaan untuk mendorong pengelolaan usaha desa yang semakin profesional, inovatif, dan berdaya saing.

"Kami berharap penilaian ini mampu mendorong BUMDesa di Kalimantan Selatan menjadi lebih maju. Indikator yang digunakan juga mengacu pada indikator pemeringkatan yang diterapkan Kementerian Desa, sehingga peserta yang mengikuti seleksi ini diharapkan dapat berkembang menjadi BUMDesa maju dan berdaya saing," tuturnya.

Seluruh peserta tahun ini merupakan BUMDesa yang belum pernah mengikuti ajang serupa. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap semakin banyak BUMDesa yang terdorong meningkatkan kapasitas kelembagaan dan kinerja usahanya sehingga mampu bersaing hingga tingkat nasional.

Sebagai bentuk pembinaan berkelanjutan, Dinas PMD Kalsel juga terus mendampingi BUMDesa yang telah berprestasi. Salah satunya BUMDesa Wake Berkah Abadi dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang berhasil menjadi juara tingkat provinsi tahun lalu dan mewakili Kalimantan Selatan pada ajang BUMDesa Inspiratif tingkat nasional.

"Kami ingin BUMDesa di Kalimantan Selatan tidak hanya unggul di tingkat daerah, tetapi juga mampu menjadi contoh dan inspirasi bagi BUMDesa lainnya di Indonesia," pungkas Novi.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال