SIPALINGKALSEL.COM, Kebutuhan internet semakin berkembang, bukan sekadar untuk berkomunikasi, tetapi juga menunjang bisnis, pendidikan, hingga hiburan digital. Menjawab kebutuhan tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) menghadirkan jaringan generasi kelima (5G) di Banjarmasin dan Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (17/10/2026).
Kehadiran Indosat 5G di dua kota ini diharapkan dapat memberikan pengalaman konektivitas yang lebih responsif bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas digital, mulai dari menonton video streaming dan bermain game online hingga mengembangkan usaha melalui platform digital.
EVP Head of Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison, Eric Wilyanto, mengatakan pengembangan jaringan 5G merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.
“Melalui Indosat 5G, kami ingin menghadirkan pengalaman yang semakin lancar dan responsif sesuai kebutuhan pelanggan di Banjarmasin dan Banjarbaru,” ujar Eric.
Menurutnya, konektivitas kini memiliki peran penting dalam mendukung berbagai aktivitas masyarakat. Selain untuk menikmati hiburan, internet juga dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas, mengembangkan kreativitas, serta membuka peluang usaha.
Dukung UMKM hingga Aktivitas Digital Anak Muda
Kehadiran jaringan 5G dinilai relevan dengan karakteristik Banjarmasin dan Banjarbaru yang memiliki aktivitas ekonomi dan kebutuhan digital beragam.
Di Banjarmasin, sebagai salah satu pusat perdagangan dan jasa di Kalimantan Selatan, konektivitas digital dapat mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam memasarkan produk, membuat konten promosi, serta menjangkau pelanggan secara online.
Sementara itu, di Banjarbaru, aktivitas pemerintahan, pendidikan, dan perkembangan kawasan permukiman mendorong kebutuhan internet untuk mendukung pekerjaan, pembelajaran, serta berbagai kegiatan sehari-hari.
Potensi perkembangan digital di kedua kota tersebut juga tergambar dalam Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025 yang dirilis Kementerian Komunikasi dan Digital. Banjarmasin mencatat skor 54,94, sedangkan Banjarbaru memperoleh skor 45,04.
Dengan dukungan jaringan 5G, pelanggan yang berada di area cakupan dan menggunakan perangkat serta layanan yang kompatibel dapat menikmati konektivitas yang lebih responsif untuk mengakses berbagai layanan digital.
“Layanan ini dapat mendukung berbagai aktivitas, seperti menonton video streaming, bermain game online, mengunggah konten kreatif, serta mengakses aplikasi digital untuk belajar dan bekerja,” terangnya.
Usung Semangat Mau Ini Itu, Ya Indosat 5G
Indosat juga mengusung kampanye “Mau Ini Itu, Ya Indosat 5G” untuk menggambarkan beragam kebutuhan pelanggan dalam memanfaatkan teknologi digital, baik untuk hiburan maupun produktivitas.
Eric menegaskan, perusahaan ingin memastikan kehadiran teknologi dapat memberikan manfaat yang relevan bagi kehidupan masyarakat.
“Kami ingin masyarakat semakin leluasa melakukan berbagai hal yang mereka sukai dan butuhkan di dunia digital. Mau menikmati hiburan, berkreasi, maupun meningkatkan produktivitas, Indosat ingin menjadi bagian dari perjalanan digital mereka,” katanya.
Melalui semangat #LebihBaikIndosat, perusahaan berkomitmen menghadirkan pengalaman konektivitas yang semakin sesuai dengan kebutuhan pelanggan di Banjarmasin dan Banjarbaru.
Meski demikian, pengalaman jaringan 5G bergantung pada ketersediaan cakupan di lokasi pelanggan serta dukungan perangkat dan layanan yang digunakan. Karena itu, pelanggan perlu memastikan berada di area yang telah terjangkau jaringan 5G untuk menikmati layanan tersebut.
